![]() |
Photo by : Musica Studios |
Magnatimes - Legenda musik Indonesia, Ebiet G. Ade, kembali memukau para penggemar musik tanah air dengan merilis versi terbaru dari lagu terkenalnya, Elegi Esok Pagi. Dalam proyek spesial ini, Ebiet menggandeng dua putranya, Adera dan Segara, bersama dengan David dan Lukman NOAH sebagai produser musik dan aransemen. Kolaborasi lintas generasi ini menciptakan karya yang penuh makna, menggugah emosi, dan tentunya menghadirkan nuansa baru yang segar.
Elegi Esok Pagi merupakan salah satu lagu legendaris milik Ebiet G. Ade yang banyak dikenal sebagai lagu penuh perenungan mendalam tentang kehilangan, harapan, dan perjalanan hidup. Dikenal dengan sentuhan liriknya yang puitis dan syahdu, lagu ini kini hadir dalam balutan aransemen yang lebih modern dan segar, tanpa menghilangkan kedalaman dan kehangatan yang sudah menjadi ciri khasnya.
Bagi Ebiet, merilis versi terbaru lagu ini bukan sekadar upaya untuk memperkenalkan kembali karya lamanya, melainkan juga sebuah warisan musik yang ingin diteruskan kepada generasi berikutnya. "Lagu ini sangat spesial bagi saya. Bisa membawakannya kembali bersama Adera, Segara, David, dan Lukman membuat maknanya semakin dalam," ujar Ebiet penuh haru.
Adera dan Segara, dua anak Ebiet yang kini juga aktif dalam dunia musik, merasa sangat terhormat bisa berkolaborasi dalam proyek ini. "Bapak selalu menjadi sumber inspirasi terbesar kami dalam bermusik. Menyanyikan Elegi Esok Pagi bersama beliau adalah pengalaman yang luar biasa dan tak akan terlupakan," ungkap keduanya dengan penuh rasa bangga.
Video musik untuk Elegi Esok Pagi mengangkat cerita keluarga yang sangat emosional. Mengisahkan tentang seorang ibu yang harus bekerja di luar kota, meninggalkan suami dan anaknya yang saling merindukan. Video ini menampilkan perjalanan ayah dan anak yang menjalani hari-hari tanpa kehadiran ibu, dengan harapan bisa bersama lagi. Di akhir cerita, keluarga ini dipertemukan kembali, menyampaikan pesan mendalam tentang nilai kebersamaan dan cinta keluarga.
Tidak hanya dalam lirik dan cerita video musiknya, aransemen lagu ini juga mengalami pembaruan yang kaya akan elemen musik. Sentuhan produksi dari David dan Lukman NOAH memberikan suasana yang lebih berwarna, namun tetap menjaga atmosfer syahdu yang telah melekat pada versi aslinya. Dengan keahlian mereka, lagu ini berhasil terdengar lebih segar namun tetap menghormati esensi lagu klasik yang sudah dicintai banyak orang.
Proses produksi yang hati-hati memastikan bahwa setiap elemen lagu tetap sesuai dengan visi asli dari Ebiet G. Ade, sementara aransemen baru ini berhasil memberikan warna yang lebih sesuai dengan selera musik masa kini. Kolaborasi antara berbagai generasi musisi Indonesia ini menjadi bukti bahwa musik adalah bahasa universal yang dapat menghubungkan berbagai zaman.
Lagu Elegi Esok Pagi versi terbaru ini resmi dirilis pada 12 Februari 2025 di berbagai platform streaming digital, seperti Spotify, Apple Music, dan lainnya. Dengan hadirnya lagu ini di berbagai platform, diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pendengar dan memperkenalkan karya legendaris ini kepada generasi yang lebih muda.
Selain itu, video musiknya juga telah tersedia di kanal YouTube resmi Musica Studio’s. Dengan visual yang memperkuat pesan emosional dari lagu, video ini menjadi tambahan yang sangat penting dalam memperkaya pengalaman mendalam yang ingin disampaikan oleh lagu Elegi Esok Pagi.
Courtesy of Musica Studios
Executive Producer: Indrawati Widjaja
Music Credits
Song & Lyrics: Ebiet G. Ade
Music Producer: David Albert, Lukman Hakim
Vocal: Ebiet G Ade, Adera, Segara
Guitar: Lukman Hakim
Keyboard: David Albert
Drum: Rio Alief
Vocal Direct: Bowo Soulmate
Sound Engineer: Madi, Horas
Mixing & Mastering: Iponk
Publishing: Musica Publiser Indonesia
Label & Distribution: Musica Studios
Dengan kolaborasi ini, Ebiet G. Ade, Adera, Segara, David, dan Lukman NOAH membuktikan bahwa musik bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan yang penuh makna dan kekuatan emosional, menjadikannya relevan untuk dinikmati oleh berbagai kalangan, dari generasi sebelumnya hingga yang kini. (Guntur Surentu) News Support by Musica Studios